Trend Purwokerto

Trend Purwokerto

Spot Unik, Hunting di Jembatan Cindaga

Spot Unik, Hunting di Jembatan Cindaga
Belum lama ini team Trend Purwokerto mengunjungi tempat yang unit untuk di kunjungi. Salah satunya yaitu melakukan Hunting di Jembatan Cindaga. Jembatan yang terletak di Kabupaten Banyumas tepatnya di Jalur Selatan yang menghubungkan antara kecamatan kebasen dan Rawalo ini menjadi salah satu spot foto yang memberikan hasil yang unik.

Di tempat ini ada dua buah jembatan yang dimana salah satunya sudah tidak berfungsi karena jembatan tersebut sempat runtuh. Oleh sebab itu banyak orang yang memanfaatkannya untuk foto di tempat ini. Saking uniknya tidak sedikit juga orang yang datang dari luar Kabupaten Banyumas untuk Hunting di Jembatan Cindaga yang terputus tersebut.


Dari segi arsitektur yang unit yang berbentuk setengah lingkaran itu ternyata merupakan hasil karya dari Presiden Pertama Indonesia yaitu Ir. Soekaro. Ini menunjukan bahwa Presiden Pertama kita tidak hanya pandai dalam bidang politik saja. Namun, kemampuanya dalam arsitektur juga tidak kalah hebatnya. Buktinya jembatan tersebut mampu bertahan hingga 65 Tahun. Selain itu jembatan Cindaga ini adalah salah satu karya Ir. Soekarno.

Tak Jarang orang yang Hunting di Jembatan Cindaga sangat mengapresiasi dari bentuk arsitektur maupun sejarah dari Jembatan ini. Saat ini jembatan Cindaga terdapat 1 jembatan baru di sebelah jembatan Cindaga lama yang kini masih beroprasi dan digunakan masyarakat untuk menyebrang dari Rawalo ke Kebasen ataupun sebaliknya.


Dijembatan Cindaga ini tepat berada di atas sungai serayu. Sehingga kita bisa melihat pemandangan yang luas dan Indah. Jika Hunting di Jembatan Cindaga kita bisa menetapkan frame yang terlihat yaitu arsitektur jembatannya atau juga bisa mengambil frame untuk terlihat pemandangan Sungai Serayu dan Gunung Tugel yang terlihat dari Jauh. Anda tidak akankecewa dan pastinya sangat puas dengan hasil foto spot rekomendasi dari Trend Purwokerto ini.

Hunting di Jembatan Cindaga memang sangat asyik. Namun perlu diketahui bahwa dimanapun kita take picture. Kita harus waspada dengan keselamatan kita sendiri. Terkadang ada orang yang sengaja memanjat jembatan supaya mendapatkan hasil yang bagus. Namun tak memikirkan keselamatan mereka. Buat anda yang akan hunting di tempat ini. Keep Safety.

5 Tempat Paling Angker di Purwokerto

5 Tempat Paling Angker di Purwokerto
Tahukah anda jika di Purwokerto terdapat tempat-tempat paling angker, hal ini tidak terlepas dari hal mistis dari masyarakat sekitar maupun kejadian-kejadian yang pernah dialami oleh seseorang di daerah Purwokerto. Selain tempat kulinernya yang lezat ternyata purwokerto sendiri memiliki beberapa tempat paling angker yang jarang diketahui oleh masyarakat sekitar, lantas tempat mana saja yang paling angker di Purwokerto, berikut ulasannya:

1. SMAN 2 Purwokerto


Sekolah Negeri SMA 2 Purwokerto merupakan sekolah besar yang ada di Purwokerto, seperti yang dialami oleh beberapa siswa yang mengikuti acara sekolah pada malam hari. Berawal dari aula (yang kita kenal dengan Bangsal) banyak terjadi kejadian mistis seperti penampakan seorang perempuan yang tidak memiliki tangan kiri, dan kejadian jendela tertutup sendiri padahal belum ada penjaga malam sekolah. Tempat yang kini dipakai Sekolah SMAN 2 Purwokerto di dulunya adalah bekas penyimpanan mayat pada jaman penjajahan Jepang. 

2. Rumah Sakit Umum Di Purwokerto


Hal ini, dikemukakan oleh seorang yang pernah menunggu saudaranya dirawat di Rumah Sakit tersebut, banyak kejadian yang ia alami mulai dari bau bangkai yang menyengat disusul dengan bunga melati yang sangat harum yang dipercaya sedang didekati oleh Kuntilanak. Rumah sakit yang dimaksud adalah rumah sakit besar yang baru beberapa tahun di bangun di tengah kota Purwokerto, beberapa laporan yang kami dapatkan bahwa pasien yang dirawat di rumah sakit tersebut sering mendapat teror, tidak hanya pada pasien namun seluruh keluarga mendapat teror dari hantu tersebut. Cukup menyeramkan bukan?

3. Misteri Jl. Dokter Angka


JL. DR Angka yang terletak di tengah kota Purwokerto ternyata bisa dibilang tempat angker, pasalnya nama jalan tersebut menjadi tanda tanya besar? siapakah Dokter Angka tersebut? lantas apakah yang ia lakukan sehingga dijadikan nama jalan? Faktanya dokter Angka sendiri belum diketahui secara pasti apa yang menjadi motif penamaan jalan tersebut, namun sering terdengar hal-hal mistis yang terjadi di Jl. Dokter Angka tersebut seperti kendaraan mati sendiri saat melewat ke jl. Dr Angka.

4. Misteri Jalan Suparno


Jl. Suparno di nilai cukup angker karena jalanan lurus dan mulus sangat baik untuk menjalankan kendaraan dengan kecepatan tinggi, namun hati-hati selain beberapa titik dijalan tersebut dinilai angker dan ada penunggunya (sering terjadi kecelakaan yang mengakibatkan kematian). Sebaiknya anda hati-hati untuk melewati jalan ini karena jalan ini cukup kecil dan sering kali anak sekolah menyebrang pada jalur ini.

5. Pabrik Gula Kalibagor


Pabrik gula ini terletak di Jl. Kalibagor, Banyumas dan dulunya menjadi pabrik gula terbesar pada jamannya, namun seiring berkembagnya jaman, pabrik ini tidak terurus dengan baik dan mengalami kerugian besar. Sehingga pada tahun 1997 tempat ini dinilai menjadi angker karena tidak terawat dan tidak dijaga. Hal ini berkaitan didalam pabrik gula tersebut masih disimpan barang-barang bekas operasional pabrik gula. Anda berani masuk kedalam pabrik gula tersebut?

Nah itulah tempat paling angker yang di nilai masyarakat Purwokerto, mana tempat yang pernah anda kunjungi sebelumnya?

Tempat Pusat Oleh-oleh di Purwokerto

Tempat Pusat Oleh-oleh di Purwokerto
Jika anda berkunjung ke Purwokerto untuk mengunjungi saudara ataupun rekan lama tidak ada salahnya untuk mengunjungi pusat oleh-oleh di Purwokerto yang terkenal dengan sajian kuliner yang lezat khas Banyumas.

Beberapa sajian khas Banyuwangi yang wajib anda coba adalah Tempe Mendoan, Soto Sokaraja, Kripik Tempe, Mini & Nopia (Mino), Getuk Goreng dll. Cukup unik memang jika anda belum pernah mendengar sajian tersebut, namun soal rasa dijamin Juara tiada duanya. Penasaran untuk mencicipi sajian tersebut? anda dapat mengunjungi beberapa pusat oleh-oleh di Purwokerto yang telah kami rangkum dibawah ini:

1. Toko Mirasa Sokaraja


Daerah sokaraja terkenal menjadi pusat penjual oleh-oleh khas asal Purwokerto-Banyumas, namun jika anda ingin menu makanan Getuk Goreng Sokaraja dan Soto Sokaraja anda dapat mengunjungi Mirasa Sokaraja yang terletak di jl. Soepardjo Rustam, Sokaraja kulon Kabupaten Banyumas.

2. Toko Getuk Goreng Haji Tohirin (Asli 1 Bapak Sanpringad 1918)


Toko menjual anekan sajian lezat khas Purwokerto-Banyuwangi terutama Getuk Goreng, selain itu toko ini juga menjual aneka jajanan untuk oleh-oleh lain seperti Mini & nopia, Keripik Tempe, Klanting dll. Toko ini beralamat di JL. Jendral Soedirman No 41-141, Kabupaten Banyumas.

3. Toko Kripik Sawangan


Seperti toko-toko lainnya, toko kripik sawangan menyediakan aneka makanan seperti Kripik Tempe, Kripik Dage dan Getuk Goreng dengan varian rasa berbeda, masih banyak lagi. Anda dapat mengunjungi toko ini yang beralamat di jl. Jendral Sutoyo No 23 Purwokerto.

4. Pusat Oleh Pratista Hasta


Disini anda dapat berbelanja oleh-oleh sesuai kebutuhan yang anda inginkan, selain lengkap toko ini juga menjual beberapa makanan yang tidak ada di toko lain. Seperti Gula semut dan produk lainnya, Alamat toko ini di Jl. Jenderal Soedirman Selatan, Alun-alun Purwokerto.

5. Soto Jalan Bank


Jika ingin menikmati Soto khas Purwokerto yang nikmat dengan harga murah, tentu anda dapat mengunjunginya ke Soto Jalan Bank, sesuai namanya Soto Jalan Bank yang beralamat di Jl. Bank, Purwokerto.

Demikian referensi pusat oleh-oleh di Purwokerto yang dapat anda kunjungi untuk oleh-oleh keluarga dirumah, Semoga bermanfaat.

Menu Andalan, 5 Restoran di Purwokerto

Menu Andalan, 5 Restoran di Purwokerto
Purwokerto dikenal dengan makanannya yang super ngangenin, ya apalagi kalo bukan Tempe Mendoan yang menjadi idola masyarakat lokal maupun masyarakat domestik dari kota lain, untuk mendapatkannya anda tidak perlu ke sebuah restoran mahal karena Tempe mendoan ini beredar di warung-warung sederhana maupun yang berjualan menggunakan roda kaki lima. 

Namun disini kita skip untuk membahas tempe mendoan dan mencoba menu Restoran di Purwokerto tetapi jangan salah loh di Restoran besarpun Mendoan selalu hadir, beberapa restoran di kota Purwokerto menyediakan masakan ala Italia, Amerika, maupun masakan domestik. Untuk anda yang sedang berkunjung ke kota Purwokerto tidak ada salahnya untuk mencoba masakan beberapa Restoran yang akan kami berikan. Ataupun anda yang berdomisili di kota Purwokerto juga tidak ada salahnya untuk mencobanya, Restoran mana saja yang menjadi rekomendasi kami? simak ulasannya berikut:

1. Waroeng Pisa


Sebenarnya Waroeng Pisa bukanlah restoran mewah, tetapi sebuah kedai yang mengemas konsep restoran yang mewah namun terjangkau di kantong. Waroeng Pisa menyediakan makanan Italia, Amerika dan Asia Menu favorit para pelanggan yaitu Chicken Breast Grill dan Cordon Blue, Lokasi yang memberikan view sawah memberikan nilai plus untuk Waroeng Pisa. Alamat Lengkap: Jl. Raden Patah Gg Sunan Kalijaga 1 Kedung Longsir, Ledug Kembaran Banyumas | Dekat STIKES Harapan Bangsa, Purwokerto.


2. Cahaya Mas Restoran


Tempat makan selanjutnya adalah Cahaya Mas Restaurant, tidak asing memang ditelinga pribumi Purwokerto karena Bakmie nya yang nikmat dan sambal yang khas menjadi pilihan terfavorit pengunjung. Namun sayangnya jika anda muslim sebaiknya tanyakan terlebih dahulu, karena ini restoran chinesse. Alamat Lengkap : Jl. Jl. Overste Isdiman 10, Purwokerto.

3. Tempe Mendoan Purwokerto


Jangan pernah ngaku ke Purwokerto kalo belum coba ke tempat ini! tempatnya memang tak semewah restoran namun rasanya yang khas memberikan nilai lebih dan menjadi panganan favorit masyarakat pribumi, tidak ada salahnya anda mencoba berkunjung ke Tempe Mendoan Purwokerto. Alamat : Jl.Sawangan, Purwokerto.

4. Table Nine Kitchen


Jika anda mencari tempat untuk makan bersama keluarga dengan santai, Table Nine Kitchen bisa menjadi pilihan anda, Tempatnya nyaman rapi dan bersih. Tentunya anda dapat memesan makanan dengan menu domestik disini. Selain itu Restoran ini harga nya cukup bersahabat, mulai dari Rp 12.000 per porsi. Alamat Lengkap : Jl. HR Bunyamin, Purwokerto.

5. D'java Steak


Mencari suasana rumah adat jawa dan suasana bersantai sepertinya anda akan cocok dengan restoran steak D'Java Steak, Tidak hanya menyediakan Steak. Restoran ini juga menyediakan Spaghetti dan makanan ala Barat lainnya yang tersedia disini. Alamat Lengkap: Jl. Kranji no. 28, Purwokerto.

Demikian 5 Restoran di Purwokerto dapat anda kunjungi, semoga anda mendapatkan informasi yang anda cari semoga bermanfaat.

Rekomendasi Hotel Di Purwokerto

Rekomendasi Hotel Di Purwokerto
Saat anda berkunjung ke Purwokerto namun masih bingung berkunjung kemana? anda dapat menyewa hotel yang berkualitas dan nyaman untuk di tempati. Di purwokerto sendiri terdapat banyak sekali hotel yang dapat anda sewa selama beberapa malam dan tentu anda dapat menyesuaikan sesuai budget yang dimiliki.
Cukup sulit memang menentukan Hotel yang nyaman di tempati, alih-alih anda tidak salah menempati hotel yang menetapkan tarif tinggi namun tidak sesuai dengan pelayanan yang diberikan. Untuk mendapatkan penginapan yang nyaman dan tentu bersahabat dikantong, kami telah menyiapkan rekomendasi hotel di purwokerto, simak ulasan berikut:

1. ASTON Imperium Hotel Purwokerto


Hotel ini terletak di Jantung Kota Purwokerto, yaitu perempatan DKT. Selain itu di hotel ini juga mempertahankan nilai-nilai terbaik tradisional setempat sekaligus juga memperkenalkan kepada kota sebuah standar pelayanan baru dan teknologi modern mutakhir. Ditambah lagi para tamu mendapatkan jaminan staf yang ramah dan sangat profesional yang dikombinasikan dengan segala keuntungan dari sistem bisnis dan hiburan terbaru, di kamar dan seluruh hotel.

2. Horison Ultima Hotel Purwokerto

 
Hotel berbintang empat ini bisa dijadikan paling di rekomendasikan, pasalnya tarif permalamnya relatif murah dimulai dengan harga Rp 399,000 permalam. Dan nyamannya lagi hotel ini dilengkapi dengan fasilitas kolam renang dan memiliki 82 kamar terbaik di kelasnya. Dan seperti hotel-hotel lainnya, Horison hotel menyediakan fasilitas kamar yang cukup lengkap mulai dari Akses Internet Gratis, Televisi LCD (layar plasma), dll. Alamat Hotel Horison ultima di JL. Dr Angka 71, Purwokerto.

3. Hotel Santika Purwokerto

 
Hotel Santika resmi dibuka di Purwokerto, Jawa Tengah dan dapat menjadi tempat bermalam para tamu yang sedang melancong ke Purwokerto. Tempatnya menjanjikan kenyamanan, dengan 121 kamar, fitness center, restoran, dan kolam renang.

4. Hotel Mulia Purwokerto

 
Hotel ini menyediakan berbagai fasilitas sesuai kelas yang anda pesan, terdapat beberapa kelas dimulai dengan Zenith sampai Diamond, tarif yang ditawarkan cukup menarik mulai dari Rp. 190,000-300,000 permalam, seperti hotel pada umumnya, semua kelas di hotel ini memiliki fasilitas sarapan pagi gratis, Toilet didalam, akses internet dikhususkan bagi kelas Diamond dan Rubi. Alamat lengkap Hotel Mulia : Jl. Jenderal Sudirman No 732.

5. Hotel Pondok Slamet

 
Hotel bintang satu ini memiliki 15 Kamar yang disediakan untuk tamu, dan uniknya hotel Pondok Slamet memiliki fasilitas seperti Taman rekreasi yang fantastis sehingga anda tidak bosan berada didalam kamar. Dan hotel ini tidak terlalu jauh dengan tempat wisata seperti Tegal Sunyi ataupun Pemandian Air Pitu. Alamat Jl. Komplek Lokawisata, Baturaden, Purwokerto.

6. Mgriya Guest Hotel

 
Hotel ini bisa jadi alternatif lain untuk anda inapi, dari segi penyajian dan pelayanan hotel ini cukup nyaman terlebih tarif yang murah dan nyaman keunggulan hotel ini, harga yang di patok berkisar Rp. 200,000-300,000 permalamnya. Layanan yang di berikan seperti pada umumnya Kamar ber-AC, Televisi, Air Panas dan dingin, Akses internetgratis dan layanan sarapan pagi gratis. Letak hotel ini di Jl. Gumbreng no 8, Purwokerto.

Berikut adalah rekomendasi hotel di Purwokerto yang mungkin dalam waktu dekat anda akan mengunjungi kota Purwokerto. Semoga bermanfaat!

Legenda Lutung Kasarung di Batur Agung

Legenda Lutung Kasarung di Batur Agung
Batur agung merupakan tempat Cagar Budaya yang ramai di kunjung saat bulan Maulid (Mulud dalam kalender Islam, Hijriyah), namun di hari-hari biasa tempat ini tidak terlalu ramai dikunjungi masyarakat. Seperti kita ketahui, Batur Agung merupakan tempat bersejarah yang berkaitan dengan legenda lutung kasarung dan menjadi tempat bertapa agar bisa mengelabui buruan para suruhan dari Adipati, tidak hanya masyarakat sekitar yang berkunjung ke Batur Agung tetapi banyak orang dari luar Purwokerto datang untuk berziarah dengan tujuan tertentu sesuai dengan keyakinan masing-masing.


Cerita Singkat Sejarah Legenda Lutung Kasarung
Cerita Kamandaka yang terkenal di telinga masyarakat Banyumas dimulai dengan menyamarnya Raden Banyak Cotro menjadi Raden Kamandaka yang ingin mempersunting Dewi Ciptoroso seorang putri dari Kerajaan Kadipaten Pasir Luhur atas dasar suruhan dari gurunya. Putri Dewi Ciptoroso memberikan syarat kepada Raden kamandaka untuk dapat mempersunting Sang putri, dengan syarat Raden Banyak Cotro harus melepas semua pakaian Kerajaan yang dikenakan dan menjadi rakyat biasa. 

Hal ini dilakukan dengan menyamar menjadi rakyat biasa oleh Raden Banyak Cotro dan mengganti namanya menjadi Raden Kamandaka, syarat lain yang harus di tempuh ialah menemui Putri Dewi Ciptoroso di taman kaputren pada malam hari, namun naas penyamaran Raden Kamandaka diketahui oleh pasukan Kadipaten PasirLuhur yang kemudian dilaporkan kepada Adipati, Raja sekaligus ayah dari Dewi Ciptoroso, Adipati marah besar dan memerintahkan pasukannya untuk memburu Raden Kamandaka.

Beruntung Raden Kamandaka dapat melarikan diri  dari kepungan pasukan dari Kadipaten Pasir Luhur, namun sayang sekali Raden Kamandaka dapat dilukai oleh Raden Silihwarni yang mengabdi pada Kerajaan Kadipaten Pasir Luhur, padahal Raden Silihwarni merupakan Raden Banyak Ngampar yang menyamar menjadi Raden Silihwarni demi mencari saudara nya dari Kerajaan Padjajaran yang telah lama meninggalkan Padjajaran. Singkat cerita Raden Kamandaka dan Raden Silihwarni saling membuka penyamarannya tersebut, dan betul saja Raden Kamandaka adalah orang yang dia cari selama ini. 

Untuk mendapatkan kepercayaan dari Adipati Raden Silihwarni membunuh seekor anjing dan mengambil darahnya sebagai bukti bahwa dia telah berhasil membunuh Raden Kamandaka, Raden Kamandaka sendiri pergi bertapa kedalam Goa yang bernama Batur Agung, dan meminta wahyu untuk mempersunting Dewi Ciptoroso, Setelah lama bertapa. Akhirnya Raden Kamandaka menerima suatu wahyu untuk dapat mempersunting Dewi Ciptoroso yaitu dengan mengenakan pakaian “Lutung” dan dipakailah pakaian tersebut yang membuat dirinya menjadi Lutung Kasarung. Berikut adalah singkat cerita dari Legenda Lutung Kasarung yang di ceritakan Oleh Ki Sobirin.

Perlu diketahui, Cagar Budaya Batur Agung terdapat batu-batuan yang berbentuk seperti : togog, baworm, Betara guru, loro jonggrang, rebana dan naraga yang mana anda dapat di temani Kuncen yang telah sejak lama menjadi juru kunci Batur Agung Ki sobirin. Alamat lengkap Cagar Budaya : Dusun Pondok Lakah, Desa Baseh, Kecamatan Kedungbanteng, Purwokerto-Banyumas.

Klenteng Hok Tek Bio, Pasar Wage Purwokerto

Klenteng Hok Tek Bio, Pasar Wage Purwokerto
Klenteng yang terletak di Kota Purwokerto diperkirakan didirikan pada tahun 1813 oleh masyarakat China yang bermukim serta bermalam di teras Klenteng Hok Tek Bio tersebut. Pada masa itu di pimpin oleh seseorang keuturunan China yaitu Oey Yoe Wan yang sekaligus Klenteng Hok Tek Bio dijadikan tempat peribadatan agama Tao (Tri Dharma).


Semula Klenteng ini terlihat biasa saja seperti rumah Joglo pada umumnya, namun semakin dikenal dan telah melakukan dua kali renovasi yaitu pada tahun 1879 dan di susul renovasi ke dua pada tahun 1987. Sekarang Klenteng Hok Tek Bio bukan hanya menjadi tempat peribadatan agama Tao, tetapi telah merambah menjadi 3 Agama yang melakukan peribadatan di Klenteng Hok Tek Bio, diantaranya pemeluk agama Tao, Buddha dan Kong Hu Cu.


Uniknya pemeluk 3 agama tersebut memiliki keyakinan dan peribadatan berbeda, seperti yang di lakukan berikut:

Agama Tao (Tri Dharma)
Pemeluk agama ini melakukan peribadatan dengan memuliakan Dewa Bumi (Hok Tek Tjeng Sien), Dewa Usaha (Kwe Seng Ong) dan Sam Po Kong yang merupakan sebuah petilasan. Sembahyang di lakukan pada altar utama yang terdapat patung Dewa Bumi kecil yang konon patung tersebut dibawa langsung oleh Pemimpin Klenteng pada masa itu Oey Yoe Wan dari China dan di simpan di Klenteng tersebut.

Agama Kong Hu Cu
penganut agama ini melakukan acara sembahyang dengan memuliakan Nabi dari Kong Hu Cu yaitu Dewa Kepandaian (Liem Thay Djien) dan Dewa Beras (Ngo Tjoo) di altar utama Klenteng.

Agama Buddha
Sesuai dengan agama yang mereka anut, Pemeluk agama Buddha ini memuliakan Sang Buddha (Sakyamuni Hud), Dewa Akherat (Ti Chang Wang Posat), Dewa Welas Asih (Kwan Im Posat) dan Pendiri Biara Shaolin (Tatmo Chaw Su) yang terletak sama di altar persembahyangan utama.
Klenteng Hok Tek Bio di percaya menjadi Klenteng terluas saat ini di Indonesia, jika dibandingkan dengan klenteng lain. Hal ini dibuktikan dengan luas dari Klenteng Hok Tek Bio yang mencapai 900m2, dan diperkirakan dapat memuat sampai 10 Altar utama yang dipasangi patung-patung dewa sesuai dengan agama masing-masing.

Selain menjadi tempat persembahyangan, Klenteng Hok Tek Bio dijadikan tempat jual beli yang di tawarkan kepada masyarakat sekitar yang sekarang kita kenal menjadi pasar wage yang terletak di Jl. Pemotongan No 3 Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Apa itu Begalan?

Apa itu Begalan?
Terdapat banyak sekali tradisi dan budaya yang berasal dari banyumas, dan salah satu diantaranya adalah begalan. Begalan merupakan tradisi turun temurun yang hingga kini masih dilakukan sebagian masyarakat Banyumas khususnya Purwokerto yang masih berpegang erat pada tradisi dan budaya, biasanya tradisi begalan ini ada pada acara pernikahan yang dimaksudkan untuk membawa kebaikan kelak saat pasangan pengantin menjalani bahtera rumah tangga.


Begalan berasal dari kata begal yang artinya adalah rampok atau perampok, yang berarti begalan merupakan perampokan dijalan. Tradisi ini dilakukan saat menjelang acara pernikahan berlangsung yang diperankan oleh 2 orang yang bernama Gunareka (Seseorang yang membawa barang bawaan berisi alat-alat dapur) dan Rekaguna  (yang berperan sebagai perampok/begal). Gunareka membawa barang bawaan berupa alat dapur bukan sembarang alat dapur, namun lebih ke pesan yang di simbolkan dalam alat dapur tersebut. Seperti beberapa pesan dibawah ini:


1. Centhong
Centhong merupakan alat yang digunakan untuk mengambil nasi dan terbuat dari tempurung kelapa atau kayu, pesan yang terkandung dalam centhong sendiri adalah ketika suami atau istri mengalami perselisihan maka sebaiknya mengkoreksi diri masing-masing, dan di selesaikan secara baik dan bermusyawarah demi menjaga keharmonisan rumah tangga.

2. Cething
Cething dalam bahasa sunda di artikan sebagai Boboko atau tempat nasi yang terbuat dari bambu yang di anyam, pesan dari simbol cething sendiri adalah manusia hidup bersama masyarakat sebagai mahluk sosial, tidak baik jika melakukan semua hal dengan sendiri tanpa bantuan orang lain di lingkungan.

3. Ilir
Ilir merupakan kipas yang terbuat dari anyaman bambu yang di anyam menjadi berbentuk persegi empat. Pesan yang disampaikan dalam simbol Ilir sendiri adalah supaya saat sudah berumah tangga dapat membedakaan kebaikan dan keburukan.

4. Kukusan
Kukusan merupakan sebuah alat dapur yang berbentuk kerucut menyerupai gunung dari anyaman bambu. Arti simbol dari Kukusan sendiri adalah berjuang semaksimal mungkin untuk mencukupi kebutuhan keluarga.

5. Siwur
Siwur merupakan alat yang terbuat dari tempurung kelapa digunakan sebagai alat untuk mengambil air, simbol siwur sendiri berarti orang sudah menikah harus mengendalikan hawa nafsu, tidak boleh menabur cinta kepada orang lain.

Dan masih banyak lagi peralatan dapur yang dapat di simbolkan pada tradisi begalan, semakin berkembangnya zaman banyak perubahan pada tradisi begalan tersebut namun tidak menghilangkan point-point utama didalamnnya.

Spot Yang Sedang Trend Untuk Hunting di Purwokerto

Spot Yang Sedang Trend Untuk Hunting di Purwokerto
Melakukan kegiatan mencari tempat yang indah untuk mendapatkan hasil jepretan foto yang bagus atau yang sering kita kenal dengan istilah Hunting. Di Purwokerto cukup banyak dan pilihan yang tak kalah menarik untuk dijadikan foto Pre-Wedding ataupun hanya sekedar hobi di foto pada tempat-tempat indah yang nantinya akan anda koleksi atau di share melalui sosial media tentunya. Lantas tempat mana saja yang sedang Hits di sekitaran Purwokerto? yuk mari simak ulasan berikut:

1. Gor Satria Purwokerto


Lokasi Gor Satria yang terletak di tengah kota Purwokerto dapat dijadikan sebagai tempat hunting yang cocok untuk anda kunjungi, Halaman outdoor Gor Satria dapat dijadikan background foto yang menarik dengan mengambil sudut Angel kamera yang pas, tentu akan terlihat seperti jalan yang tidak berbatas.

2. Curug Cipendok


Siapa yang tak kenal dengan Curug Cipendok? warga sekitar Purwokerto-Banyumas mungkin tidak asing dengan tempat wisata yang satu ini. Pasal nya tempat ini memiliki akses jalan yang cukup bagus dan dapat menggunakan kendaraan roda 4. Tentu saja pemandangan yang di suguhkan Curug Cipendok sangat alami dan sangat natural. Tempat ini bisa dijadikan sebagai tempat hunting alternatif anda untuk mendapatkan banyak foto indah.

3. Rearing Unit Manggala BBPTU


Tempat ini dijadikan sebagai ternak sapi perah di Banyumas, kok di kandang sapi? tentu bukan disitu. Anda dapat mendapatkan background atau view foto pre-wed atau sekedar berfoto di tempat padang rumput gajah yang, untuk anda yang senang dengan pemandangan rumput yang luas tidak ada salahnya anda mencoba untuk Hunting foto disini.

4. Telaga Sunyi 


Telaga sunyi terletak di sebelah timur Baturaden, jaraknya sekitar 3KM dari Baturaden. Pemandangan yang akan anda dapat kan disini layakanya sungai Amazon yang berada di Amerika Selatan. Ah masa! silahkan kunjungi tempatnya untuk anda yang penasaran dengan Telaga Sunyi.

5. Terowongan Kebasen


Terowongan Kebasen menjadi terowongan terpendek di sekitaran Jawa Tengah, hanya berjarak 80Meter saja. Terowongan ini adalah peninggalan pada Zaman belanda yang sering dikenal oleh masyarakat sekitar dengan sebutan Vier Wegen atau Jalan Empat. Dengan keunikan Terowongan Kebasen tentu dapat anda manfaatkan sebagai tempat untuk hunting foto, karena tempat ini memiliki sejarah dan view yang mempesona. Letak Terowongan ini dipinggir jalan Kebasen - Patikraja, Banyumas, Jawa Tengah.

Demikian Spot Hunting foto di Purwokerto yang dapat anda jadikan sebagai referensi mencari tempat yang cocok untuk kegiatan Hunting foto. Semoga Bermanfaat.

Pemandangan Alam di Wisata Watu Meja Purwokerto

Pemandangan Alam di Wisata Watu Meja Purwokerto
Pernahkah anda mendengar Wisata Watu Meja? Ya, salah satu destinasi wisata baru yang berada di kota Purwokerto-Banyumas. Tempat wisata ini menyuguhkan pemandangan alam yang menakjubkan. Beberapa objek yang terlihat jelas diatas puncak Watu Meja adalah Sungai Serayu yang membentang serta jembatan lintasan kereta api yang terlihat di sebelah selatan. Selain itu, anda juga akan disuguhkan pemandangan Gunung Slamet dan persawahan di kaki gunung Slamet dengan pemandangan yang sangat fantastis.


Sebelumnya tempat wisata ini kurang dikenal oleh kalangan masyarakat sekitar, namun bukit ini dalam waktu yang singkat menjadi pembicaraan hangat di sosial media dengan dukungan orang yang aktif share di sosial media, akhirnya wisata Watu Meja mulai dikenal oleh masyarakat, tidak hanya masyarakat sekitar tetapi masyarakat yang berdomisili diluar kota bahkan pulau akan mengenal dan semakin dikenal luas.

Sayangnya untuk dapat ke tempat wisata Watu Meja belum dapat diakses menggunakan kendaraan roda 4, tetapi anda dapat menggunakan kendaraan roda 2 untuk dapat sampai ke wisata Watu Meja, sebelum benar-benar ke puncak anda harus menempuhnya dengan berjalan kaki selama 15-25menit dan memarkirkan motor di tempat yang telah disediakan. Jalan yang ditempuh dengan berjalan kaki masih bersifat tanah merah, jadi sebaiknya hindari menggunakan sepatu yang memiliki heels tinggi.


Akses jalan menuju Tempat wisata Watu Meja cukup rumit jika anda bukan orang pribumi asli cukup membingungkan untuk sampai ke tempat wisata watu Meja untuk itu kami memberikan rute jalan:
 
Jika anda datang dari Purwokerto menggunakan kendaraan roda dua menuju ke arah Patikraja yang di prediksi kurang lebih jaraknya sekitar 15KM, Setelah sampai ke pertigaan pasar di patik raja, anda belok ke kanan yang menuju desa Tumiyang, Kebasen. Lurus saja terus sampai menemukan Tugu kemudian belok ke kanan yang dilanjutkan lurus terus saja sebaiknya hati-hati untuk melihat petunjuk jalan menuju pintu Gerbang Wisata Watu Meja. Kemudian Ikuti saja petunjuk sampai Puncak Wisata Watu Meja, anda tidak dapat melanjutkan perjalanan sampai ke puncak menggunakan kendaraan roda dua, sebaiknya simpan di tempat yang telah di tentukan. Dan lanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 15-25 Menit maka sampailah anda menuju puncak wisata Watu Meja.

Untuk mendapatkan view yang mempesona sebaiknya anda datang pada sore hari atau malam hari karena akan terlihat bintang yang berkelap kelip dilangit. Ditambah lampu kereta api yang melewati jembatan, bagaimana anda tertarik mencobanya?

Alamat Lengkap Wisata Watu Meja: Jl. Raya Patikraja - Kebasen, Tumiyang, Kebasen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah

Kategori

Baca Juga

Introduction Purwokerto Ku

Pernah ke Purwokerto? Kota kecil kami ini berada di kaki Gunung Slamet. Empat jam kereta api dari Yogyakarta. Tak punya bandar udara, t...

Cari

Memuat...
Copyright © Trend Purwokerto. All rights reserved. Template by @trendpwt